Tipe SCBA: Jenis Alat Respirasi untuk Kondisi Berbahaya

Set SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus) adalah alat respirator yang digunakan untuk menyediakan udara bersih kepada pengguna di lingkungan membahayakan.

Alat ini sering digunakan dalam berbagai situasi, seperti pemadam kebakaran, penyelamatan tambang, dan penanganan bahan kimia berbahaya.

Fungsi dan Tipe SCBA Breathing Apparatus

SCBA dibagi menjadi dua jenis utama berdasarkan cara kerjanya:

1. SCBA Sirkuit Terbuka (Open-Circuit SCBA)

  • Prinsip Kerja: Open-Circuit SCBA menggunakan silinder udara bertekanan untuk mensuplai udara segar kepada pemakai. Udara yang dihembuskan pengguna dilepaskan langsung ke atmosfer melalui katup satu arah.
  • Kelebihan:
    • Memberikan perlindungan pernapasan tertinggi saat ini.
    • Memiliki alarm peringatan ketika sisa udara tinggal 20-25%.
  • Kekurangan:
    • Waktu operasi lebih singkat (30-60 menit).
    • Bobot yang lebih berat (hingga 13,6 kg).

2. SCBA Sirkuit Tertutup (Closed-Circuit SCBA)

  • Prinsip Kerja: Jenis SCBA tersebut mendaur ulang udara yang ditiupkan dengan menghilangkan karbon dioksida dan menambahkan kembali oksigen. Setelah diproses, udara kemudian dihirup kembali oleh pengguna.
  • Kelebihan:
    • Durasi pemakaian lebih lama (hingga 4 jam).
    • Bobot lebih ringan (9,5-13,6 kg).
    • Warning indicator saat oksigen tersisa hanya 20-25% saja.
  • Kekurangan:
    • Efisiensi scrubber dapat berkurang pada suhu yang sangat dingin.
    • Dapat menghasilkan panas yang dapat menyebabkan stres panas.
    • Mungkin memerlukan perangkat pendingin tambahan.
    • Kantong udara dapat terkontaminasi oleh bahan kimia jika digunakan di luar pakaian pelindung.

Ketepatan pilihan didasarkan pada situasi serta kepentingan khusus. Misalnya, jenis SCBA sirkuit terbuka kerap diaplikasikan dalam pemadam kebakaran, sedangkan jenis SCBA sirkuit tertutup lebih cocok untuk operasi mine rescue atau operasi jangka panjang di area berbahaya.

Pertimbangan dalam Pemilihan

Pilihan antara SCBA sirkuit terbuka dan tertutup tergantung pada faktor-faktor seperti:

  • Lingkungan kerja: Tingkat kontaminasi udara, suhu, dan kelembapan.
  • Durasi penggunaan: Seberapa lama SCBA akan digunakan.
  • Aktivitas fisik: Intensitas aktivitas yang akan dilakukan.
  • Persyaratan keselamatan: Peraturan dan standar keselamatan yang berlaku.

Dengan memahami perbedaan dan keunggulan tiap-tiap jenis SCBA, pengguna dapat memilih alat pelindung yang sesuai untuk melindungi diri dari bahaya pernapasan dalam lingkungan kerja berbahaya.

Perlu diingat: Penggunaan SCBA memerlukan pelatihan dan praktik yang berkelanjutan untuk memastikan penggunaan yang efektif dan aman. Setiap self-contained breathing apparatus memiliki karakteristik serta keunggulan masing-masing, sehingga pemilihan jenis SCBA yang akurat, bergantung pada keadaan dan kebutuhan spesifik.