Checklist Inspeksi APAR Bulanan (Panduan Teknis K3 & Pengelola Gedung)

Inspeksi bulanan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) merupakan elemen wajib dalam sistem proteksi kebakaran aktif. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan setiap unit APAR selalu siap pakai, bebas cacat, serta memenuhi persyaratan keselamatan sesuai regulasi.

Inspeksi APAR bulanan oleh teknisi memeriksa pressure gauge alat pemadam api ringan di gedung industri.

Dalam praktik HSE, inspeksi visual rutin berfungsi sebagai early detection terhadap potensi kegagalan pemadaman awal. Checklist ini merupakan bagian dari program pemeliharaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Artikel ini menyajikan checklist inspeksi APAR bulanan yang dapat digunakan oleh petugas K3, facility management, maupun tim tanggap darurat internal.


Tujuan Inspeksi APAR Bulanan

Inspeksi dilakukan untuk:

  • Memastikan APAR berada dalam kondisi operasional
  • Mengidentifikasi kerusakan sejak dini
  • Mencegah kegagalan saat respon kebakaran tahap awal
  • Mendukung kepatuhan terhadap standar keselamatan gedung

Inspeksi bersifat visual + pemeriksaan fungsi ringan, tanpa pembongkaran unit.


Siapa yang Bertanggung Jawab?

Inspeksi dapat dilakukan oleh:

  • Petugas K3
  • Pengelola gedung / facility engineer
  • Tim keamanan
  • Personel yang telah mendapat pelatihan dasar penggunaan APAR

Tidak diperlukan sertifikasi teknisi khusus untuk inspeksi bulanan.


Persiapan Sebelum Inspeksi

Sebelum mulai:

  • Pastikan area aman
  • Siapkan kartu / formulir inspeksi
  • Gunakan alat tulis dan APD dasar bila diperlukan

Persiapan ini memastikan inspeksi berjalan sistematis dan terdokumentasi.


Checklist Inspeksi APAR Bulanan

1. Kondisi Fisik Tabung

  • Tidak penyok, retak, atau berkarat
  • Cat masih baik
  • Tidak ada kebocoran media pemadam

2. Tekanan APAR (untuk APAR dengan pressure gauge)

  • Jarum berada di zona hijau
  • Tidak berada di area merah atau over-pressure

Tekanan abnormal menandakan APAR tidak siap digunakan.


3. Pin & Segel Pengaman

  • Pin terpasang sempurna
  • Segel tidak putus atau hilang

Segel rusak → indikasi APAR pernah digunakan atau dimanipulasi.


4. Selang dan Nozzle

  • Selang tidak tersumbat atau retak
  • Nozzle bersih
  • Terpasang dengan benar

5. Label & Instruksi

  • Label terbaca jelas
  • Petunjuk penggunaan tidak pudar
  • Informasi teknis lengkap

6. Penempatan & Akses

  • Mudah dijangkau
  • Tidak terhalang benda
  • Sesuai standar tinggi pemasangan

7. Tanggal Servis & Masa Berlaku

  • Servis terakhir masih valid
  • Media pemadam belum melewati masa berlaku

Tindakan Jika Ditemukan Ketidaksesuaian

Jika ada abnormalitas:

  • Tandai APAR sebagai Not Ready for Use
  • Laporkan ke pengelola / teknisi
  • Lakukan servis atau penggantian

APAR gagal inspeksi tidak boleh dibiarkan tetap terpasang aktif.

Temuan inspeksi harus ditindaklanjuti melalui prosedur perawatan dan inspeksi APAR.


Pencatatan Hasil Inspeksi

Setiap inspeksi harus didokumentasikan:

  • Tanggal pemeriksaan
  • Status APAR
  • Nama petugas pemeriksa

Dokumentasi ini krusial untuk:

  • Audit HSE
  • Pelacakan histori unit
  • Evaluasi program keselamatan

Hubungan Inspeksi Bulanan dengan Perawatan Berkala

Inspeksi bulanan mendukung:

  • Servis tahunan teknisi
  • Pengelolaan masa berlaku APAR
  • Kesiapan sistem proteksi kebakaran gedung

Pendekatan ini membentuk fire readiness lifecycle yang berkelanjutan.

Kesalahan penggunaan akibat APAR tidak siap pakai dapat dipelajari pada artikel kesalahan umum penggunaan APAR.


Regulasi & Standar Terkait

Di Indonesia inspeksi APAR mengacu pada:

  • PERMENAKER No. PER-04/MEN/1980

Standar internasional yang digunakan sebagai best practice:

  • National Fire Protection Association — NFPA 10

Penutup

Checklist inspeksi APAR bulanan merupakan kontrol dasar dalam manajemen risiko kebakaran. Dengan pemeriksaan rutin dan pencatatan yang disiplin, kesiapan pemadaman awal dapat dipertahankan sekaligus mendukung kepatuhan regulasi keselamatan kerja.