PANDUAN PENGGUNAAN APAR

Cara Menggunakan APAR yang Benar

Cara menggunakan APAR yang benar perlu dipahami agar alat pemadam dapat digunakan secara cepat, aman, dan efektif saat terjadi kebakaran tahap awal. Penggunaan APAR secara umum dapat dilakukan dengan metode PASS, yaitu Pull, Aim, Squeeze, dan Sweep.

Ingat metode PASS:
Pull — tarik pin pengaman.
Aim — arahkan nozzle ke pangkal api.
Squeeze — tekan tuas APAR.
Sweep — sapukan media pemadam dari sisi ke sisi.
Cara menggunakan APAR dengan metode PASS

Cara Penggunaan APAR Sesuai Prosedur

APAR atau Alat Pemadam Api Ringan digunakan untuk membantu mengendalikan kebakaran pada tahap awal. Sebelum menggunakan APAR, pastikan kondisi api masih memungkinkan untuk ditangani, jalur evakuasi tersedia, dan pengguna tidak menempatkan dirinya dalam situasi yang membahayakan.

🔥

Pastikan Api Masih Tahap Awal

APAR digunakan untuk kebakaran tahap awal. Jika api sudah membesar, asap sangat tebal, atau kebakaran menyebar dengan cepat, prioritaskan evakuasi dan hubungi layanan darurat.

🧯

Pilih Jenis APAR yang Tepat

Pastikan media pemadam sesuai dengan kelas kebakaran. Jenis APAR yang berbeda dirancang untuk menghadapi risiko kebakaran yang berbeda pula.

🛡️

Perhatikan Jalur Evakuasi

Jangan menggunakan APAR jika posisi Anda dapat terjebak oleh api. Pastikan selalu memiliki jalur untuk mundur atau melakukan evakuasi.

👷

Gunakan dengan Tenang

Panik dapat menyebabkan kesalahan pengoperasian. Pahami langkah penggunaan APAR dan lakukan tindakan secara terarah.

Metode PASS: 4 Langkah Menggunakan APAR

Metode PASS merupakan cara sederhana untuk mengingat urutan dasar pengoperasian APAR. Empat langkah tersebut adalah Pull, Aim, Squeeze, dan Sweep.

01

Pull — Tarik Pin Pengaman

Langkah pertama adalah menarik pin atau kunci pengaman pada APAR. Pin berfungsi sebagai pengunci agar tuas tidak tertekan secara tidak sengaja.

  • Posisikan APAR dengan stabil.
  • Pastikan Anda memegang APAR dengan kuat.
  • Tarik pin pengaman untuk membuka mekanisme pengoperasian.
  • Perhatikan segel atau tamper seal sesuai konfigurasi APAR.
02

Aim — Arahkan ke Pangkal Api

Setelah pin pengaman dilepas, arahkan nozzle atau ujung selang ke pangkal api, yaitu area sumber pembakaran.

  • Jangan membidik bagian atas lidah api.
  • Arahkan media ke sumber atau pangkal api.
  • Jaga jarak yang aman sesuai karakteristik APAR.
  • Jika berada di luar ruangan, perhatikan arah angin.
03

Squeeze — Tekan Tuas

Tekan tuas atau handle APAR untuk melepaskan media pemadam. Pegang nozzle atau selang dengan arah yang tetap menuju pangkal api.

  • Tekan tuas secara mantap.
  • Pastikan nozzle tetap mengarah ke sumber api.
  • Jangan mengarahkan media ke orang lain.
  • Perhatikan respons api setelah media mulai keluar.
04

Sweep — Sapukan Media Pemadam

Gerakkan nozzle atau selang dari sisi ke sisi pada area pangkal api untuk membantu menutupi sumber pembakaran secara merata.

  • Lakukan gerakan menyapu secara terkendali.
  • Tetap fokus pada pangkal api.
  • Amati apakah api benar-benar padam.
  • Jika api kembali menyala, segera mundur dan lakukan evakuasi jika kondisi tidak lagi aman.
Penting:
Metode PASS merupakan panduan umum pengoperasian APAR. Pengguna tetap harus mengikuti petunjuk pada label produk dan prosedur keselamatan yang berlaku. Setiap jenis media pemadam dapat memiliki karakteristik penggunaan yang berbeda.

Urutan Langkah Menggunakan APAR

Secara ringkas, urutan penggunaan APAR dapat diingat sebagai berikut. Pastikan keselamatan diri dan kondisi kebakaran terlebih dahulu, kemudian gunakan metode PASS secara berurutan.

LANGKAH 01

Identifikasi Kebakaran

Pastikan kebakaran masih dalam tahap awal dan tentukan apakah jenis APAR yang tersedia sesuai dengan jenis kebakaran.

LANGKAH 02

Ambil APAR

Ambil APAR yang sesuai dan pastikan kondisi fisiknya layak digunakan, termasuk segel, pin pengaman, selang atau nozzle, dan indikator tekanan jika tersedia.

LANGKAH 03

Ambil Posisi Aman

Dekati api dari posisi yang aman dengan tetap mempertahankan akses menuju jalur evakuasi.

LANGKAH 04

Terapkan PASS

Tarik pin, arahkan nozzle ke pangkal api, tekan tuas, kemudian sapukan media pemadam secara terarah.

LANGKAH 05

Pantau Kondisi Api

Setelah api tampak padam, tetap waspada terhadap kemungkinan api menyala kembali atau adanya sumber panas yang masih tersisa.

LANGKAH 06

Evakuasi Jika Tidak Aman

Jika api tidak dapat dikendalikan atau kondisi menjadi berbahaya, hentikan upaya pemadaman dan segera lakukan evakuasi.

Pilih APAR Sesuai Jenis Kebakaran

Cara menggunakan APAR yang benar tidak hanya berkaitan dengan teknik pengoperasian. Pemilihan media pemadam yang sesuai dengan kelas kebakaran juga merupakan bagian penting dari strategi pemadaman.

🧯 APAR Powder

Media dry chemical powder umum digunakan untuk berbagai risiko kebakaran, termasuk kebakaran Kelas A, B, dan C sesuai rating dan spesifikasi produk.

Lihat APAR Powder →

⚡ APAR CO2

APAR CO2 banyak digunakan untuk risiko kebakaran yang melibatkan peralatan listrik dan elektronik, dengan memperhatikan karakteristik area dan jenis kebakaran.

Lihat APAR CO2 →

💧 APAR Foam

APAR foam digunakan pada aplikasi tertentu yang melibatkan bahan padat dan cairan mudah terbakar sesuai spesifikasi media dan rating pemadamannya.

Lihat APAR Foam →

🌿 APAR Clean Agent

Clean Agent dapat menjadi pilihan untuk area yang membutuhkan media pemadam dengan residu minimal, terutama pada fasilitas dengan aset dan peralatan sensitif sesuai aplikasi produk.

Lihat APAR Clean Agent →

Kapan Sebaiknya Tidak Menggunakan APAR?

Tidak semua kebakaran aman untuk ditangani menggunakan APAR. Keselamatan manusia harus selalu menjadi prioritas utama dibandingkan upaya menyelamatkan aset.

🚨

Api Sudah Membesar

Jika api sudah berkembang besar dan tidak lagi dapat dikendalikan dengan satu APAR, segera tinggalkan area dan lakukan evakuasi.

💨

Asap Sangat Tebal

Asap kebakaran dapat mengandung gas berbahaya dan mengurangi visibilitas. Jangan memaksakan diri masuk ke area yang berbahaya.

🚪

Jalur Evakuasi Tidak Aman

Jangan menggunakan APAR jika posisi Anda tidak memiliki jalur mundur atau jalan keluar yang aman.

📞

Segera Hubungi Bantuan

Jika kebakaran tidak dapat dikendalikan, segera aktifkan prosedur tanggap darurat dan hubungi petugas pemadam kebakaran.

Kesalahan Umum Saat Menggunakan APAR

Kesalahan pengoperasian dapat mengurangi efektivitas pemadaman. Karena itu, pelatihan dan simulasi penggunaan APAR penting dilakukan agar pengguna memahami prosedur sebelum keadaan darurat terjadi.

Membidik Bagian Atas Api

Media pemadam seharusnya diarahkan ke pangkal atau sumber api, bukan sekadar ke bagian atas lidah api.

Salah Memilih Media

Penggunaan media pemadam yang tidak sesuai dengan jenis kebakaran dapat membuat pemadaman tidak efektif atau menimbulkan risiko tambahan.

Tidak Memperhatikan Jalur Keluar

Pengguna dapat terjebak jika api berkembang atau arah penyebaran berubah. Selalu pertahankan jalur evakuasi.

Tidak Pernah Berlatih

Memahami teori saja belum tentu cukup. Pelatihan penggunaan APAR membantu pengguna memahami teknik dan meningkatkan kesiapan saat menghadapi keadaan darurat.

Butuh APAR yang Tepat?

Pemilihan APAR perlu disesuaikan dengan kelas kebakaran, karakteristik risiko, luas area, dan kebutuhan perlindungan. Konsultasikan kebutuhan APAR untuk mendapatkan rekomendasi produk yang sesuai.

Konsultasi Produk