WATERAX STRIKER Diesel
WATERAX STRIKER diesel adalah high-pressure fire pump berbasis YANMAR L100 diesel engine dan 4-stage centrifugal pump end untuk kebutuhan firefighting, long hose lay, high elevation, tandem pumping, parallel pumping, dan vehicle-mounted system.
Platform diesel STRIKER saat ini menggunakan pump end 4-stage berbasis MARK-3 Watson Edition, dengan maximum pressure 310 PSI, maximum flow 112 GPM, dan maximum head 716 ft.
STRIKER diesel untuk kebutuhan high-pressure firefighting
WATERAX STRIKER diesel menggabungkan engine diesel YANMAR L100 dengan pump end 4-stage centrifugal yang berasal dari platform MARK-3 Watson Edition. Kombinasi ini ditujukan untuk sistem firefighting yang membutuhkan pressure capability tinggi dalam package yang relatif kompak.
Pada configuration STR4-DY10H, pompa mencapai 310 PSI (21,4 bar), maximum flow 112 GPM (424 L/min), dan maximum head 716 ft (218 m).
Pada operating points yang ditentukan WATERAX, unit menghasilkan 85 GPM @ 100 PSI, 65 GPM @ 150 PSI, dan 28 GPM @ 250 PSI. Angka ini lebih berguna untuk memahami operating range dibanding hanya melihat angka maximum pressure atau maximum flow.
Konfigurasi WATERAX STRIKER diesel
WATERAX saat ini menampilkan dua configuration code STRIKER-4 diesel. Keduanya menggunakan basis hydraulic platform yang sama, tetapi berbeda pada frame dan deployment configuration.
STR4-DY10H
STR4-DY10H menggunakan YANMAR L100 9.3 HP dengan 4-stage centrifugal pump end. Konfigurasi ini menggunakan base mount dengan industrial isolators dan ditujukan untuk integrasi vehicle-mounted/OEM.
- Maximum pressure: 310 PSI
- Maximum flow: 112 GPM / 424 L/min
- Maximum head: 716 ft / 218 m
- Weight: 160 lb / 72.6 kg
- Fuel tank: 1.43 US gal / 5.4 L
STR4-DY10PETC
STR4-DY10PETC mempertahankan hydraulic performance 310 PSI / 112 GPM / 716 ft dengan YANMAR L100, tetapi menggunakan portable frame package dengan integrated equipment layout.
- Maximum pressure: 310 PSI
- Maximum flow: 112 GPM / 424 L/min
- Maximum head: 716 ft / 218 m
- Weight: 206 lb / 93.4 kg
- Fuel tank: 1.43 US gal / 5.4 L
Performa WATERAX STRIKER diesel
Performance STRIKER diesel ditentukan oleh hubungan antara pump curve dan hydraulic system. Berikut operating points yang tercantum pada konfigurasi STR4-DY10H dan STR4-DY10PETC.
| Parameter | STR4-DY10H | STR4-DY10PETC |
|---|---|---|
| Maximum pressure | 310 PSI / 21.4 bar | 310 PSI / 21.4 bar |
| Maximum flow | 112 GPM / 424 L/min | 112 GPM / 424 L/min |
| Maximum head | 716 ft / 218 m | 716 ft / 218 m |
| 100 PSI | 85 GPM / 322 L/min | 85 GPM / 322 L/min |
| 150 PSI | 65 GPM / 246 L/min | 65 GPM / 246 L/min |
| 250 PSI | 28 GPM / 106 L/min | 28 GPM / 106 L/min |
| Engine | YANMAR L100 Diesel | YANMAR L100 Diesel |
| Engine power | 9.3 HP / 6.8 kW | 9.3 HP / 6.8 kW |
| Weight | 160 lb / 72.6 kg | 206 lb / 93.4 kg |
Engine diesel yang dipadukan dengan pump end 4-stage
STRIKER diesel menggunakan YANMAR L100 yang dipadukan dengan pump end centrifugal 4-stage. Konfigurasi ini memberikan karakter berbeda dari STRIKER gasoline yang menggunakan Honda GX390 atau Briggs & Stratton Vanguard.
Engine diesel dengan maximum power 9.3 HP / 6.8 kW @ 3,600 RPM dan maximum torque 18.3 lb-ft / 24.8 Nm @ 2,000 RPM.
Sistem starting menggunakan kombinasi recoil starter dan electric start untuk memberikan fleksibilitas starting pada konfigurasi diesel.
Pump end menggunakan konfigurasi 4-stage centrifugal berbasis MARK-3 Watson Edition untuk menghasilkan pressure capability hingga 310 PSI.
Timing belt dan pulley dipadukan dengan speed increaser 2.12:1 sebagai bagian dari drive unit STR4-DY10H dan STR4-DY10PETC.
4-stage pump end berbasis MARK-3 Watson Edition
Salah satu karakter utama STRIKER diesel adalah penggunaan pump end 4-stage dari platform MARK-3 Watson Edition. Desain ini memungkinkan STRIKER diesel mempertahankan karakter high-pressure WATERAX dalam package diesel yang lebih ringkas dibandingkan platform diesel yang lebih besar.
Pressure Capability
Empat stage centrifugal pump menghasilkan maximum pressure 310 PSI dan maximum head 716 ft.
Quick-Release Clamp
WATERAX menggunakan quick-release clamp dan swappable pump end untuk membantu penggantian pump end di lapangan dengan equipment downtime yang lebih rendah.
Sealed Bearing
Sealed bearing membantu menghilangkan kebutuhan greasing pump end di lapangan.
Aluminum & Composite
Aluminum alloy volute, suction cover dan composite corrosion-resistant components membantu menjaga bobot sekaligus ketahanan terhadap lingkungan operasi.
NPSH & Victaulic
Intake menggunakan 2″ NPSH / Victaulic dan discharge menggunakan 1½” NPSH / Victaulic pada konfigurasi STRIKER diesel saat ini.
FastWire & DCP
Sistem menggunakan FastWire dan Digital Control Panel dengan opsi single atau dual control panel.
Aplikasi STRIKER diesel
Attack Line Firefighting
STRIKER diesel dapat digunakan untuk attack line firefighting ketika sistem membutuhkan high-pressure pump dengan diesel engine.
Long Hose Lay
Maximum head 716 ft memberikan pressure capability untuk sistem dengan jalur hose panjang, dengan hydraulic calculation tetap diperlukan untuk menentukan operating point.
High-Elevation Firefighting
Konfigurasi multi-stage dapat digunakan pada medan dengan elevation tinggi ketika static head menjadi bagian signifikan dari total pressure requirement.
Tandem Pumping
STRIKER diesel dapat digunakan dalam tandem atau series pumping untuk kebutuhan distribusi air pada jarak yang melampaui kemampuan satu pompa.
Parallel Pumping
Parallel pumping dapat digunakan ketika kebutuhan flow lebih tinggi menjadi prioritas hydraulic system.
Slip-On & OEM System
Platform diesel STRIKER dirancang untuk vehicle-mounted dan OEM applications, termasuk package firefighting pada kendaraan atau UTV tertentu.
STR4-DY10H atau STR4-DY10PETC?
Kedua configuration menggunakan hydraulic platform yang sama, sehingga maximum pressure, maximum flow dan maximum head pada dasarnya sama. Perbedaan utama berada pada package, mounting dan deployment.
Konfigurasi dengan base mount dan industrial isolators, bobot 160 lb / 72.6 kg, dan FastWire 4 ft dengan DCP connector sebagai standard. Cocok dipertimbangkan untuk integrasi vehicle/OEM.
Konfigurasi dengan package portable frame, bobot 206 lb / 93.4 kg, tetap menggunakan YANMAR L100 dan 4-stage pump end dengan hydraulic performance yang sama.
Pemilihan konfigurasi sebaiknya mempertimbangkan metode deployment, mounting space, kebutuhan control panel, sistem fuel, akses service dan target hydraulic performance.
STRIKER diesel dibandingkan STRIKER gasoline
Keduanya berada dalam keluarga STRIKER, tetapi memiliki target konfigurasi engine yang berbeda. Perbandingan ini membantu menentukan jalur produk sebelum masuk ke detail configuration code.
| Parameter | STRIKER Diesel | STRIKER Gasoline |
|---|---|---|
| Engine | YANMAR L100 Diesel | Honda GX390 / Briggs & Stratton Vanguard |
| Engine power | 9.3 HP | Up to 11.7 HP pada configuration yang dirujuk |
| Pump stages | 4-stage | 2-stage, 3-stage dan 4-stage |
| Maximum pressure | 310 PSI | Up to 345 PSI pada STRIKER-3 |
| Maximum flow | 112 GPM | Up to 118 GPM pada STRIKER-4 |
| Primary configuration | Vehicle-mounted / diesel package | Portable dan vehicle-mounted |
Perbandingan di atas menggunakan representative current configurations, bukan berarti seluruh configuration code dalam masing-masing family memiliki spesifikasi identik.
STRIKER diesel harus dihitung sebagai satu hydraulic system
Maximum pressure 310 PSI bukan berarti tekanan tersebut akan selalu tersedia di nozzle. Operating pressure aktual dipengaruhi oleh flow requirement, hose friction loss, elevation, fittings, nozzle dan kondisi suction.
- Water source: sumber air harus mampu menyediakan flow yang diperlukan tanpa menyebabkan suction condition yang tidak sesuai.
- Suction line: diameter, panjang dan fitting memengaruhi hydraulic losses pada sisi intake.
- Discharge hose: semakin panjang hose, semakin besar friction loss yang perlu diperhitungkan.
- Elevation: static head akibat perbedaan elevasi harus ditambahkan ke pressure requirement sistem.
- Nozzle: flow dan pressure nozzle harus berada pada operating point yang dapat disediakan pump curve.
- Tandem pumping: digunakan untuk kebutuhan pressure atau jarak distribusi yang tidak dapat dicapai oleh satu pompa.
- Parallel pumping: digunakan ketika kebutuhan flow lebih tinggi menjadi parameter utama sistem.
Spesifikasi teknis WATERAX STRIKER diesel
| Product family | WATERAX STRIKER Diesel High-Pressure Fire Pump |
|---|---|
| Current platform | STRIKER-4 Diesel |
| Engine | YANMAR L100 Diesel |
| Maximum engine power | 9.3 HP / 6.8 kW @ 3,600 RPM |
| Maximum engine torque | 18.3 lb-ft / 24.8 Nm @ 2,000 RPM |
| Pump type | 4-stage centrifugal pump |
| Maximum pressure | 310 PSI / 21.4 bar |
| Maximum flow | 112 GPM / 424 L/min |
| Maximum head | 716 ft / 218 m |
| Intake | 2″ / 51 mm NPSH / Victaulic |
| Discharge | 1½” / 38 mm NPSH / Victaulic |
| Drive | Timing belt and pulley; speed increaser 2.12:1 |
| Fuel tank | 1.43 US gal / 5.4 L |
| Starting system | Recoil starter and electric start |
| Control | Digital Control Panel; single or dual panel option |
| FastWire | 4 ft control cable with DCP connector, standard |
| STR4-DY10H weight | 160 lb / 72.6 kg |
| STR4-DY10PETC weight | 206 lb / 93.4 kg |
Spesifikasi final mengikuti configuration code yang dipilih. Gunakan datasheet konfigurasi aktual sebagai acuan pengadaan, integrasi kendaraan dan engineering hydraulic system.
FAQ WATERAX STRIKER Diesel
Apa itu WATERAX STRIKER diesel?
WATERAX STRIKER diesel adalah high-pressure fire pump yang menggabungkan engine diesel YANMAR L100 dengan 4-stage centrifugal pump end berbasis MARK-3 Watson Edition.
Berapa pressure maksimum WATERAX STRIKER diesel?
Maximum pressure STRIKER diesel saat ini adalah 310 PSI / 21.4 bar.
Berapa flow maksimum STRIKER diesel?
Maximum flow yang tercantum adalah 112 GPM / 424 L/min.
Berapa maximum head STRIKER diesel?
Maximum head yang tercantum WATERAX adalah 716 ft / 218 m.
Engine apa yang digunakan STRIKER diesel?
STRIKER diesel menggunakan YANMAR L100 diesel engine dengan maximum power 9.3 HP dan maximum torque 18.3 lb-ft.
Apakah STRIKER diesel menggunakan pump end 4-stage?
Ya. STRIKER diesel saat ini menggunakan 4-stage centrifugal pump end berbasis MARK-3 Watson Edition.
Apa perbedaan STR4-DY10H dan STR4-DY10PETC?
Keduanya menggunakan YANMAR L100 dan hydraulic performance yang sama, tetapi memiliki package dan mounting berbeda. STR4-DY10H berbasis base mount dengan industrial isolators dan berbobot 160 lb, sedangkan STR4-DY10PETC berbobot 206 lb dengan portable frame configuration.
Apakah STRIKER diesel cocok untuk long hose lay?
Ya. Long hose lay merupakan salah satu aplikasi yang disebutkan WATERAX. Pemilihan operating point harus tetap mempertimbangkan hose friction loss, elevation, flow dan nozzle pressure.
Apakah STRIKER diesel dapat digunakan untuk tandem pumping?
Ya. WATERAX menyebut tandem pumping over long distances sebagai salah satu aplikasi STRIKER diesel. Sistem aktual perlu dirancang berdasarkan hydraulic requirement.
Apakah STRIKER diesel dapat digunakan untuk slip-on unit?
Ya. WATERAX mencantumkan slip-on units sebagai salah satu aplikasi STRIKER diesel.
Bangun sistem firefighting diesel dengan STRIKER-4
STRIKER diesel menggabungkan YANMAR L100 dengan 4-stage high-pressure pump end untuk kebutuhan vehicle-mounted, slip-on, long hose lay, high-elevation firefighting dan tandem pumping. Konfigurasi final harus disesuaikan dengan hydraulic requirement dan metode deployment.