WATERAX VERSAX 9 portable multipurpose fire pump
WATERAX VERSAX® Series

WATERAX VERSAX 9

WATERAX VERSAX 9 adalah multipurpose fire pump dengan mesin Honda GX270 dan pompa centrifugal 2-stage self-priming. Unit ini menghasilkan hingga 150 PSI, 105 GPM, dan maximum head 347 ft untuk firefighting, water transfer, pengisian tangki, irigasi, boom spraying, dan aplikasi slip-on.

150 PSI Maximum Pressure
105 GPM Maximum Flow
347 ft Maximum Head
8.5 HP Honda GX270 Output

Multipurpose Pump untuk Firefighting dan Water Transfer

VERSAX 9 dirancang sebagai pompa serbaguna yang menggabungkan kemampuan water transfer dengan kemampuan menghasilkan tekanan yang lebih tinggi untuk aplikasi firefighting. Konsep twin-impeller dan pompa 2-stage self-priming membuat VERSAX 9 sesuai untuk pekerjaan yang membutuhkan kombinasi tekanan, aliran, dan fleksibilitas instalasi.

Dibandingkan VERSAX 6, VERSAX 9 menggunakan Honda GX270 dengan output maksimum 8.5 HP dan memberikan maximum pressure hingga 150 PSI serta maximum head 347 ft.

Performa Hidraulik WATERAX VERSAX 9

Kurva performa VERSAX 9 menunjukkan kemampuan mempertahankan debit pada beberapa titik tekanan kerja. Data berikut mengacu pada spesifikasi produk VS2-9P WATERAX.

Parameter Spesifikasi
Maximum pressure 150 PSI / 10.3 bar
Maximum flow 105 US GPM / 397 L/min
Maximum head 347 ft / 106 m
Flow @ 50 PSI 92 GPM / 348 L/min
Flow @ 75 PSI 80 GPM / 303 L/min
Flow @ 100 PSI 64 GPM / 242 L/min

Nilai performa dapat dipengaruhi konfigurasi, kondisi suction, instalasi, elevasi, hose, fitting, dan kondisi operasi aktual.

Honda GX270 9 HP

VERSAX 9 menggunakan Honda GX270 Series, mesin bensin 4-stroke horizontal shaft dengan konfigurasi OHV dan air-cooled. Output maksimum yang tercantum pada spesifikasi WATERAX adalah 8.5 HP (6.3 kW) pada 3,600 RPM.

  • Maximum power: 8.5 HP / 6.3 kW @ 3,600 RPM
  • Maximum torque: 14.1 lb-ft / 19.1 Nm @ 2,500 RPM
  • 4-stroke horizontal shaft
  • OHV air-cooled gasoline engine
  • Manual recoil starting

2-Stage Self-Priming Pump

Jantung hidraulik VERSAX 9 adalah pompa centrifugal 2-stage self-priming. Konfigurasi dua tahap memberikan kemampuan menghasilkan head yang lebih tinggi dibandingkan pompa centrifugal satu tahap dengan kelas penggunaan yang sama.

  • Twin-impeller / 2-stage centrifugal design
  • Self-priming
  • 2″ Male NPT intake
  • 1″ dan 1.5″ discharge ports
  • Direct drive

Desain Pompa untuk Penggunaan Lapangan

Twin-Impeller

Dua tahap impeller membantu VERSAX menghasilkan tekanan dan head yang dibutuhkan untuk water transfer dan aplikasi firefighting pada jarak atau elevasi tertentu.

Corrosion-Resistant Construction

Pump casing dan diffuser menggunakan material aluminium corrosion-resistant, sementara impeller menggunakan nylon reinforced glass fibre yang ringan dan corrosion-proof.

Removable Ports

Port suction dan discharge dapat dilepas untuk memberikan akses lebih mudah ke bagian dalam volute serta memudahkan penggantian port apabila thread mengalami kerusakan.

Self-Priming

Sistem self-priming memberikan fleksibilitas lebih tinggi ketika pompa digunakan untuk water transfer maupun firefighting dari sumber air terbuka atau tangki.

3-Way Discharge Port

Konfigurasi discharge multi-port membantu memudahkan integrasi pompa dengan hose dan konfigurasi distribusi air yang sesuai kebutuhan lapangan.

Low Oil Protection

Sistem perlindungan low oil membantu melindungi mesin dari kondisi pelumasan yang tidak mencukupi selama pengoperasian.

Aplikasi WATERAX VERSAX 9

Wildland Firefighting

Digunakan sebagai pompa untuk firefighting dengan kebutuhan tekanan dan water delivery yang lebih tinggi dibandingkan pompa utility konvensional.

Tank Filling

Cocok untuk pengisian tangki dari sumber air yang tersedia di lapangan, termasuk sebagai bagian dari konfigurasi water-handling system.

Water Transfer

Dapat digunakan untuk transfer air pada jarak dan elevasi yang membutuhkan kombinasi flow dan pressure.

ATV Slip-On

Dimensi dan konfigurasi VERSAX memungkinkan integrasi sebagai bagian dari sistem slip-on pada kendaraan atau platform utility yang sesuai.

Irigrasi

Karakteristik self-priming dan kemampuan water transfer menjadikan VERSAX 9 relevan untuk kebutuhan irigasi dan distribusi air.

Boom Spraying

Pompa dapat digunakan sebagai sumber tekanan untuk sistem boom spraying yang dirancang sesuai kebutuhan aplikasi.

Konfigurasi VERSAX 9

WATERAX menyediakan beberapa konfigurasi VERSAX 9 berdasarkan kebutuhan portability, frame, dan instalasi. Model yang tersedia mencakup konfigurasi portable, wrap-around frame, serta vehicle-mounted dengan electric-start pada konfigurasi tertentu.

Model Konfigurasi Engine Starting Dry Weight
VS2-9P Portable Honda GX270 Manual recoil 83 lb / 37.6 kg
VS2-9W Portable wrap-around frame Honda GX270 Manual recoil 99 lb / 44.8 kg
VS2-9EV Vehicle-mounted Honda GX270E Recoil + electric start 84 lb / 38 kg

Spesifikasi konfigurasi dapat berbeda berdasarkan opsi dan perlengkapan yang dipilih. Model VS2-9P pada halaman ini merupakan konfigurasi portable utama.

Spesifikasi Teknis WATERAX VERSAX 9

Model VS2-9P
Product Item 100077
Engine Honda GX270 Series
Engine Type 4-stroke horizontal shaft, OHV, air-cooled gasoline
Maximum Power 8.5 HP / 6.3 kW @ 3,600 RPM
Maximum Torque 14.1 lb-ft / 19.1 Nm @ 2,500 RPM
Starting System Manual recoil
Pump Type Self-Priming 2-Stage Centrifugal Pump
Maximum Pressure 150 PSI / 10.3 bar
Maximum Flow 105 US GPM / 397 L/min
Maximum Head 347 ft / 106 m
Flow @ 50 PSI 92 GPM / 348 L/min
Flow @ 75 PSI 80 GPM / 303 L/min
Flow @ 100 PSI 64 GPM / 242 L/min
Intake 2″ Male NPT
Discharge 1″ Male NPT dan 1.5″ NPT ports
Drive Direct Drive
Weight VS2-9P 83 lb / 37.6 kg
Frame Carry handle, front foot support, rear anti-slip anti-vibration rubber feet

VERSAX 9 vs VERSAX 6

Kedua model menggunakan konsep VERSAX 2-stage self-priming multipurpose pump, tetapi VERSAX 9 menggunakan engine yang lebih besar sehingga menghasilkan pressure dan head maksimum yang lebih tinggi.

Parameter VERSAX 6 VERSAX 9
Engine Honda GX200 Honda GX270
Maximum Power 5.5 HP 8.5 HP
Maximum Pressure 120 PSI 150 PSI
Maximum Flow 105 GPM 105 GPM
Maximum Head 277 ft 347 ft
Pump 2-stage self-priming 2-stage self-priming

Dengan maximum flow yang sama, perbedaan utama terletak pada kemampuan pressure dan head. VERSAX 9 memberikan kapasitas pressure/head yang lebih tinggi untuk kebutuhan water delivery yang lebih demanding.

VERSAX 9 vs WATERAX MARK-3

Walaupun keduanya dapat digunakan dalam firefighting, karakter desainnya berbeda. VERSAX 9 adalah multipurpose self-priming pump untuk firefighting sekaligus water transfer, sedangkan MARK-3 merupakan high-pressure wildland fire pump dengan fokus pada pressure dan long-distance water delivery.

VERSAX 9

  • 2-stage self-priming
  • 150 PSI maximum pressure
  • 105 GPM maximum flow
  • Honda GX270
  • Multipurpose water-transfer capability
  • Portable dan vehicle-mounted configurations

MARK-3 Watson Edition

  • 4-stage high-pressure pump
  • 380 PSI maximum pressure
  • 100 GPM maximum flow
  • Backpackable high-pressure platform
  • Wildland firefighting oriented
  • High-pressure long-distance applications

Pemilihan Sistem

Pemilihan sebaiknya didasarkan pada target pressure, kebutuhan flow, sumber air, hose layout, elevasi, metode transportasi, dan konfigurasi kendaraan atau portable operation.

Koneksi Suction dan Discharge

2″ Male NPT Intake

Sisi intake menggunakan 2″ Male NPT. Dalam aplikasi drafting atau water transfer, pemilihan suction hose, fitting, strainer, dan konfigurasi sumber air harus disesuaikan dengan kebutuhan sistem.

1″ dan 1.5″ Discharge

Discharge tersedia dengan port 1″ dan 1.5″. Konfigurasi outlet perlu disesuaikan dengan hose, nozzle, fitting, dan target flow-pressure pada aplikasi aktual.

Untuk instalasi firefighting, performa pompa tidak dapat dinilai hanya dari maximum PSI atau maximum GPM. Diameter hose, panjang hose, elevation gain, friction loss, fitting, nozzle, dan kondisi suction turut menentukan pressure serta flow yang tersedia pada titik aplikasi.

Pertimbangan Penggunaan di Lapangan

Sumber Air

Pastikan sumber air, suction hose, strainer, dan elevasi suction sesuai dengan kebutuhan drafting atau transfer.

Hose Layout

Gunakan diameter dan panjang hose yang sesuai agar friction loss tidak mengurangi flow dan pressure secara berlebihan.

Pressure di Nozzle

Maximum pressure pompa bukan berarti pressure tersebut otomatis tersedia di nozzle. Losses pada hose dan fitting harus diperhitungkan dalam desain sistem.

FAQ WATERAX VERSAX 9

Apa itu WATERAX VERSAX 9?

WATERAX VERSAX 9 adalah multipurpose self-priming pump dengan Honda GX270 dan pompa centrifugal 2-stage yang dapat digunakan untuk firefighting, water transfer, tank filling, irigasi, boom spraying, dan ATV slip-on.

Berapa tekanan maksimum WATERAX VERSAX 9?

Maximum pressure VERSAX 9 adalah 150 PSI atau sekitar 10.3 bar.

Berapa kapasitas maksimum VERSAX 9?

Maximum flow VERSAX 9 adalah 105 US GPM atau sekitar 397 L/min.

Mesin apa yang digunakan VERSAX 9?

VERSAX 9 menggunakan Honda GX270 Series 4-stroke horizontal shaft OHV air-cooled gasoline engine dengan maximum power 8.5 HP pada 3,600 RPM.

Apakah VERSAX 9 merupakan pompa self-priming?

Ya. VERSAX 9 menggunakan self-priming 2-stage centrifugal pump sehingga lebih fleksibel untuk aplikasi water transfer dan firefighting.

Apakah VERSAX 9 dapat digunakan untuk firefighting?

Ya. WATERAX menempatkan VERSAX sebagai multipurpose pump yang mencakup aplikasi firefighting, selain tank filling, water transfer, boom spraying, irigasi, dan ATV slip-on.

Apa perbedaan VERSAX 9 dan VERSAX 6?

Keduanya menggunakan pompa 2-stage self-priming dan maximum flow 105 GPM. VERSAX 9 menggunakan Honda GX270 dan mencapai 150 PSI serta 347 ft maximum head, sedangkan VERSAX 6 menggunakan Honda GX200 dengan 120 PSI dan 277 ft maximum head.

Apakah VERSAX 9 tersedia untuk instalasi kendaraan?

Ya. WATERAX menyediakan konfigurasi VERSAX 9 untuk vehicle mounting, termasuk VS2-9EV dengan Honda GX270E dan electric-start capability.

Konsultasikan Kebutuhan WATERAX VERSAX 9

Jika kebutuhan Anda mencakup firefighting, water transfer, tank filling, irigasi, ATV slip-on, atau integrasi pompa ke kendaraan, spesifikasi sistem sebaiknya disesuaikan dengan target flow, pressure, sumber air, hose layout, dan konfigurasi instalasi.