INSIGHT APAR • FIRE RATING

Fire Rating APAR: Arti 2A, 10B, 20B & Cara Menentukannya

Fire rating APAR adalah salah satu informasi penting yang perlu dipahami sebelum memilih alat pemadam api ringan. Kode seperti 2A, 5A, 10B, 20B, atau 40B menunjukkan kemampuan pemadaman APAR terhadap jenis kebakaran tertentu.

Intinya:
Semakin tinggi angka fire rating pada kelas kebakaran yang sama, semakin besar kemampuan pemadaman yang telah diuji berdasarkan klasifikasi tersebut. Karena itu, pemilihan APAR sebaiknya tidak hanya berdasarkan kapasitas tabung atau berat media pemadam, tetapi juga mempertimbangkan fire rating dan risiko kebakaran.
Fire Rating APAR dan klasifikasi kemampuan pemadaman

Apa Itu Fire Rating APAR?

Fire rating APAR merupakan penilaian kemampuan pemadaman suatu alat pemadam api terhadap kebakaran yang diklasifikasikan dalam standar pengujian tertentu. Fire rating biasanya ditampilkan dalam bentuk kombinasi angka dan huruf, misalnya 2A, 4A, 10B, atau 20B.

Huruf pada kode menunjukkan kelas kebakaran yang menjadi objek pengujian, sedangkan angka menunjukkan tingkat kemampuan pemadaman dalam klasifikasi tersebut. Oleh karena itu, fire rating menjadi salah satu parameter penting ketika menentukan kesesuaian APAR dengan tingkat risiko kebakaran di suatu area.

🔥

Kode Huruf

Huruf seperti A dan B pada fire rating menunjukkan klasifikasi kebakaran yang menjadi dasar pengujian kemampuan pemadaman APAR.

🔢

Kode Angka

Angka pada fire rating menunjukkan tingkat kemampuan pemadaman yang diperoleh dari hasil pengujian terhadap kelas kebakaran tertentu.

🧯

Bukan Sekadar Berat APAR

APAR dengan berat media yang sama belum tentu memiliki fire rating yang sama. Kemampuan pemadaman juga dipengaruhi media, desain, tekanan, konstruksi, dan hasil pengujian produk.

🛡️

Dasar Pemilihan APAR

Fire rating dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan APAR yang sesuai dengan potensi bahaya dan tingkat risiko kebakaran.

Cara Membaca Kode Fire Rating APAR

Untuk memahami fire rating APAR, perhatikan kombinasi angka dan huruf yang tercantum pada label produk. Setiap bagian memiliki fungsi berbeda dalam menjelaskan kemampuan pemadaman APAR.

A

Kelas Kebakaran A

Menunjukkan pengujian kemampuan APAR terhadap kebakaran yang melibatkan material padat mudah terbakar seperti kayu, kertas, kain, dan material sejenis.

B

Kelas Kebakaran B

Menunjukkan pengujian kemampuan APAR terhadap kebakaran yang melibatkan cairan atau material mudah terbakar dalam klasifikasi yang berlaku.

Angka

Tingkat Kemampuan

Angka yang mengikuti huruf menunjukkan tingkat kemampuan pemadaman berdasarkan hasil pengujian dan klasifikasi fire rating yang digunakan.

Contoh sederhana:
Jika sebuah APAR memiliki rating 5A.21B, maka label tersebut menunjukkan bahwa produk memiliki rating pengujian pada Kelas A sebesar 5A dan Kelas B sebesar 21B. Angka dan huruf tersebut harus dibaca sebagai satu kesatuan sesuai standar pengujian yang digunakan pada produk.

Contoh Fire Rating APAR

Berikut contoh cara memahami beberapa kode fire rating yang umum ditemui pada spesifikasi alat pemadam api. Nilai aktual harus selalu mengacu pada label dan sertifikasi produk yang bersangkutan.

Fire Rating Makna Umum Contoh Penggunaan Informasi
2A Rating pada Kelas A dengan tingkat kemampuan pemadaman sesuai hasil pengujian produk. Dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk perlindungan terhadap risiko kebakaran material padat.
5A Rating Kelas A yang lebih tinggi dibandingkan 2A dalam klasifikasi pengujian yang sama. Dapat dipertimbangkan untuk area dengan potensi kebakaran material padat yang membutuhkan tingkat perlindungan lebih tinggi.
10B Rating pada Kelas B dengan nilai kemampuan pemadaman sesuai hasil pengujian. Menjadi parameter dalam memilih APAR untuk risiko kebakaran yang termasuk Kelas B.
20B Rating Kelas B yang lebih tinggi dibandingkan 10B dalam klasifikasi pengujian yang sama. Dapat menjadi pertimbangan untuk area dengan risiko kebakaran Kelas B yang membutuhkan kemampuan pemadaman lebih tinggi.
5A.21B Kombinasi rating Kelas A dan Kelas B pada satu unit APAR. Menunjukkan bahwa produk telah memiliki rating untuk dua klasifikasi kebakaran tersebut berdasarkan pengujian produk.
Penting:
Fire rating tidak boleh digunakan sebagai satu-satunya dasar untuk menentukan jumlah APAR. Perencanaan proteksi kebakaran juga perlu mempertimbangkan klasifikasi bahaya, luas area, jarak jangkauan, penempatan APAR, regulasi yang berlaku, dan karakteristik bangunan.

Apakah APAR yang Lebih Besar Selalu Memiliki Fire Rating Lebih Tinggi?

Tidak selalu. Kapasitas atau berat media pemadam memang dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi performa APAR, tetapi fire rating merupakan hasil klasifikasi berdasarkan pengujian kemampuan pemadaman. Karena itu, dua APAR dengan kapasitas yang berbeda atau bahkan sama dapat memiliki fire rating yang berbeda.

01

Kapasitas Tabung

Berat atau kapasitas media pemadam merupakan salah satu parameter produk, tetapi bukan satu-satunya penentu fire rating.

02

Jenis Media

Powder, CO2, foam, clean agent, dan media lainnya memiliki karakteristik pemadaman yang berbeda sehingga penggunaannya harus disesuaikan dengan kelas kebakaran.

03

Desain dan Tekanan

Desain tabung, sistem discharge, tekanan kerja, nozzle, dan karakteristik media dapat memengaruhi performa pemadaman produk.

04

Hasil Pengujian

Fire rating merupakan informasi yang berkaitan dengan hasil pengujian dan klasifikasi yang tercantum pada produk atau dokumen teknisnya.

Cara Memilih APAR Berdasarkan Fire Rating

Pemilihan APAR sebaiknya dilakukan dengan melihat kombinasi antara kelas kebakaran, tingkat risiko, fire rating, kapasitas, dan kondisi area yang akan dilindungi.

1️⃣

Identifikasi Kelas Kebakaran

Tentukan terlebih dahulu jenis material atau sumber bahaya yang berpotensi terbakar di area tersebut.

2️⃣

Tentukan Media Pemadam

Pilih jenis media pemadam yang kompatibel dengan kelas kebakaran dan tidak menimbulkan risiko tambahan terhadap objek yang dilindungi.

3️⃣

Perhatikan Fire Rating

Bandingkan fire rating produk untuk memastikan tingkat kemampuan pemadaman sesuai dengan kebutuhan perlindungan yang direncanakan.

4️⃣

Perhatikan Penempatan

APAR harus ditempatkan pada lokasi yang mudah diakses dan sesuai dengan perencanaan proteksi kebakaran di area tersebut.

Fire Rating pada Berbagai Jenis APAR

Setiap jenis APAR memiliki karakteristik dan penggunaan yang berbeda. Karena itu, fire rating perlu dibaca bersama dengan jenis media pemadam dan kelas kebakaran yang ditangani.

POWDER

APAR ABC Powder

Umumnya digunakan untuk perlindungan terhadap beberapa klasifikasi kebakaran sesuai rating produk. Fire rating harus diperiksa pada label atau spesifikasi masing-masing unit.

CO₂

APAR Carbon Dioxide

Digunakan untuk risiko kebakaran tertentu, terutama pada peralatan listrik dan elektronik sesuai klasifikasi penggunaan produk. Fire rating harus mengacu pada spesifikasi unit.

FOAM

APAR Foam

Digunakan untuk jenis risiko kebakaran tertentu yang sesuai dengan karakteristik media foam dan rating produk.

CLEAN AGENT

APAR Clean Agent

Menjadi pilihan untuk area tertentu yang membutuhkan media pemadam dengan karakteristik bersih dan minim residu, sesuai spesifikasi dan fire rating produk.

Pertanyaan Umum tentang Fire Rating APAR

Apa arti 2A pada APAR?

Kode 2A menunjukkan rating kemampuan pemadaman pada Kelas A berdasarkan klasifikasi dan pengujian yang berlaku untuk produk tersebut.

Apa arti 10B pada APAR?

Kode 10B menunjukkan rating kemampuan pemadaman pada Kelas B berdasarkan hasil pengujian dan klasifikasi yang digunakan.

Apakah fire rating semakin besar semakin baik?

Dalam klasifikasi yang sama, rating yang lebih tinggi menunjukkan tingkat kemampuan pemadaman yang lebih tinggi berdasarkan pengujian. Namun, pemilihan APAR tetap harus disesuaikan dengan jenis bahaya dan kelas kebakaran.

Apakah fire rating menentukan ukuran APAR?

Tidak secara langsung. Ukuran atau kapasitas APAR merupakan spesifikasi produk, sedangkan fire rating merupakan klasifikasi kemampuan pemadaman berdasarkan pengujian.

Butuh Bantuan Memilih APAR?

Pemilihan APAR tidak cukup hanya berdasarkan kapasitas tabung. Pertimbangkan kelas kebakaran, fire rating, jenis media pemadam, karakteristik area, dan tingkat risiko sebelum menentukan produk yang akan digunakan.

Konsultasi Produk