INSIGHT APAR · KELAS C

APAR Kelas C untuk Kebakaran Peralatan Listrik

APAR Kelas C digunakan untuk menghadapi kebakaran yang melibatkan peralatan listrik yang masih bertegangan, seperti panel, switchgear, komputer, mesin listrik, instalasi kabel, dan peralatan elektronik.

Fokus pemilihannya bukan hanya pada label “C”, tetapi pada media pemadam yang sesuai, karakter peralatan, potensi kebakaran A/B yang menyertai, serta kondisi listrik saat kejadian.

Energized Equipment Non-Conductive Agent Electrical Hazard
ELECTRICAL FIRE SCENARIO
C
ELECTRICALLY NON-CONDUCTIVE AGENT

Apa Itu APAR Kelas C?

APAR Kelas C adalah extinguisher yang memiliki rating untuk kebakaran pada peralatan listrik yang masih bertegangan. Dalam klasifikasi OSHA, Class C berkaitan dengan energized electrical equipment ketika keselamatan pengguna membutuhkan media pemadam yang electrically non-conductive.

Kebakaran Apa yang Termasuk Kelas C?

Kebakaran Kelas C berkaitan dengan sumber listrik yang masih memiliki energi. Contohnya dapat berupa panel listrik, kabel, fuse box, switchgear, motor listrik, komputer, dan peralatan elektronik lainnya. OSHA memasukkan wiring, fuse boxes, energized electrical equipment, computers, dan sumber listrik lainnya dalam kategori ini.

Panel Listrik Panel distribusi, control panel, MCC, dan enclosure listrik.
Peralatan Elektronik Komputer, perangkat kontrol, server, dan perangkat elektronik.
Mesin Listrik Motor, generator, mesin produksi, dan equipment bertenaga listrik.
Instalasi Kabel Kabel, wiring, terminal, fuse box, dan komponen kelistrikan.
“`

Class C Bukan Berarti Semua Kebakaran “Listrik”

Salah satu kesalahan umum adalah menganggap huruf C sebagai jenis bahan bakar. Padahal Class C menunjukkan adanya bahaya listrik bertegangan. Ketika sumber listrik sudah diputus dan tidak lagi menjadi sumber bahaya listrik, klasifikasi pemadaman harus kembali mempertimbangkan material yang sebenarnya terbakar.

SAAT MASIH BERTEGANGAN

Pertimbangkan Class C

Media pemadam harus sesuai untuk digunakan pada energized electrical equipment dan tidak menciptakan bahaya konduktivitas listrik.

SETELAH SUMBER LISTRIK AMAN

Nilai Kembali Bahan yang Terbakar

Kebakaran dapat melibatkan bahan A atau B seperti plastik, isolasi, minyak, atau material lain sehingga pemilihan extinguisher tidak boleh berhenti pada huruf C saja.

Media APAR yang Umum untuk Kelas C

Tidak ada satu media yang otomatis paling tepat untuk seluruh instalasi listrik. Pemilihan harus melihat jenis equipment, lingkungan, material yang terbakar, kemungkinan kerusakan akibat residu, serta apakah terdapat bahaya kebakaran A atau B secara bersamaan.

MEDIA 01

CO₂

CO₂ umum digunakan pada kebakaran Class B dan C. Media ini tidak meninggalkan residu powder sehingga sering dipertimbangkan untuk peralatan elektronik.

Pelajari APAR CO₂ →
MEDIA 02

Dry Chemical

Dry chemical dapat memiliki rating B:C atau A:B:C sesuai formulasi dan sertifikasi produknya. Keunggulannya adalah cakupan hazard yang lebih luas, tetapi residu powder harus diperhitungkan pada equipment.

MEDIA 03

Clean Agent

Clean agent dapat menjadi opsi ketika perlindungan equipment sensitif dan minim residu menjadi pertimbangan penting, dengan tetap melihat rating, listing, dan kesesuaian aplikasi produk.

Catatan: Jangan memilih media hanya berdasarkan asumsi bahwa semua APAR “tidak menghantarkan listrik”. Pastikan produk memiliki rating dan approval yang sesuai dengan penggunaan yang dimaksud. OSHA menjelaskan bahwa extinguisher harus dipilih berdasarkan kelas, ukuran, dan tingkat bahaya kebakaran yang diperkirakan.
PERINGATAN KESELAMATAN

Jangan Menggunakan Air pada Peralatan Listrik yang Bertegangan

Air bersifat konduktif dan dapat menciptakan risiko sengatan listrik ketika digunakan pada electrical fire. OSHA secara eksplisit memperingatkan agar air tidak digunakan untuk kebakaran listrik dan menyatakan bahwa equipment harus diputus atau dibuat tidak bertegangan sebelum menggunakan water extinguisher pada kondisi yang relevan.

Perbandingan Media APAR untuk Risiko Listrik

Media Class C Residu Pertimbangan Utama
CO₂ Umumnya B:C Tidak meninggalkan powder Cocok dipertimbangkan untuk equipment tertentu dan ruang yang sesuai.
Dry Chemical B:C / A:B:C* Ada residu powder Cakupan luas, tetapi dampak residu terhadap equipment perlu diperhitungkan.
Clean Agent Tergantung produk Minimal/tanpa residu Pertimbangkan untuk equipment sensitif dan kebutuhan clean-up.
Air Bukan pilihan untuk energized electrical fire Tidak relevan Jangan digunakan pada equipment listrik yang masih bertegangan.

*Rating aktual harus diperiksa pada label dan sertifikasi produk yang digunakan. Tidak semua produk dry chemical memiliki rating yang sama.

Aplikasi APAR Kelas C di Lapangan

Risiko Class C dapat ditemukan hampir di seluruh fasilitas yang memiliki sistem kelistrikan. Namun kebutuhan jenis media tidak selalu sama. Pemilihan harus mengikuti karakter equipment dan konsekuensi kebakaran.

Ruang Panel & Electrical Room Fokus pada panel distribusi, switchgear, MCC, control panel, dan equipment listrik lainnya.
Data Center Peralatan elektronik sensitif membuat pemilihan media dan residu menjadi pertimbangan penting.
Area Produksi Motor, control cabinet, mesin produksi, dan equipment listrik dapat menciptakan kombinasi hazard C dengan A atau B.
Workshop & Maintenance Electrical tools, panel, battery equipment, motor, dan mesin dapat memiliki risiko kebakaran listrik.

Cara Memilih APAR untuk Kebakaran Listrik

01
Identifikasi Equipment Panel, motor, elektronik, server, mesin, atau instalasi listrik.
02
Tentukan Hazard Evaluasi apakah ada material A atau B yang ikut terbakar.
03
Pilih Media Pastikan media memiliki rating yang sesuai.
04
Evaluasi Dampak Pertimbangkan residu, clean-up, akses, dan konsekuensi downtime.

APAR Kelas C Harus Dilihat Bersama Hazard A dan B

Rating C bukan pengganti rating A atau B. NFPA menjelaskan bahwa Class C rating diberikan pada extinguisher yang sudah memiliki rating A atau B dan memenuhi pengujian terkait konduktivitas listrik. Artinya, pemilihan extinguisher sebaiknya dimulai dari seluruh fire hazard yang ada, kemudian memastikan equipment tersebut memiliki rating C yang diperlukan.

SOLUSI PROTEKSI KEBAKARAN LISTRIK

Butuh APAR untuk Panel, Mesin atau Equipment Listrik?

Pilih APAR berdasarkan jenis equipment, kelas kebakaran, kebutuhan residu, dan kondisi lingkungan. Lihat pilihan APAR yang memiliki aplikasi untuk electrical fire.

Lihat Produk APAR

Panduan APAR Terkait

Kelas Kebakaran APAR Memahami klasifikasi kelas kebakaran dan pemilihan APAR. APAR CO₂ Memahami karakteristik CO₂ untuk kebakaran B dan C. Perbandingan Jenis APAR Bandingkan media APAR berdasarkan karakteristik hazard.

FAQ APAR Kelas C

Apa itu APAR Kelas C?

APAR Kelas C adalah extinguisher yang memiliki rating untuk kebakaran yang melibatkan energized electrical equipment dan menggunakan media yang sesuai untuk bahaya listrik.

APAR apa yang digunakan untuk kebakaran listrik?

Produk yang memiliki rating C dapat digunakan sesuai dengan kondisi hazard. CO₂ dan dry chemical merupakan contoh media yang tersedia dengan rating C pada produk tertentu. Rating aktual harus diperiksa pada label produk.

Apakah APAR powder bisa digunakan untuk kebakaran listrik?

Bisa pada produk yang memang memiliki rating C. Dry chemical dapat tersedia dalam rating B:C maupun A:B:C. Namun residu powder dan dampaknya terhadap equipment perlu dipertimbangkan.

Apakah APAR CO₂ termasuk APAR Kelas C?

Banyak APAR CO₂ memiliki rating B:C dan karena itu dapat digunakan untuk kebakaran flammable liquid maupun electrical equipment sesuai label dan approval produknya. OSHA juga mencantumkan CO₂ extinguisher untuk Class B dan C.

Apakah air boleh digunakan untuk kebakaran listrik?

Jangan menggunakan air pada equipment listrik yang masih bertegangan. Air dapat menghantarkan listrik dan meningkatkan risiko sengatan. Equipment harus dibuat aman/de-energized sesuai prosedur keselamatan sebelum menggunakan media yang memang ditujukan untuk kondisi tersebut.

Apakah Class C sama dengan kebakaran elektronik?

Tidak persis. Class C mengacu pada adanya energized electrical equipment. Equipment elektronik dapat memiliki material lain yang terbakar sehingga pemilihan extinguisher harus mempertimbangkan keseluruhan hazard.

Catatan teknis: Informasi ini merupakan panduan umum. Pemilihan, penempatan, inspeksi, penggunaan, dan pemeliharaan APAR harus mengikuti fire risk assessment, spesifikasi produk, approval/listing yang berlaku, serta ketentuan dan standar proteksi kebakaran yang diterapkan pada fasilitas.